
by Cathryn Guglielminetti
Buku itu dimulai dengan pengantar yang menggugah pikiran tentang bagaimana Mark Zuckerberg (CEO Meta), Bill Gates (Pendiri Microsoft), dan Jeff Bezos (CEO Amazon) memiliki kesamaan, yaitu mereka bersekolah di sekolah Montessori.
Mari kita mulai dengan sejarah tentang apa atau siapa Montessori itu, serta latar belakang, nilai-nilai, dan perjalanan sekolah Montessori yang awalnya menjadi kurikulum perawatan anak di Roma, kemudian pertama kali didirikan di Belanda, dan selanjutnya menjadi kurikulum yang disponsori pemerintah untuk diajarkan di sekolah-sekolah. Dan bagaimana akhirnya kurikulum ini mapan di AS dan di seluruh dunia.
Maria Montessori (1870) lahir di Italia. Seorang dokter yang menekuni psikiatri anak dan berpendapat bahwa pembelajaran terapeutik lebih penting daripada intervensi medis. Ia pindah ke Roma.
Casa Dabambini 1906: Sambil mencari pekerjaan di Roma, ia mengelola sebuah rumah penitipan anak yang merawat anak-anak sementara orang tua mereka bekerja. Pada waktu itu, sekolah dimulai pada usia 6 tahun. Jadi rumah penitipan anak ini diperuntukkan bagi anak-anak di bawah usia 6 tahun.
Tidak ada uang. Tidak ada guru selain dia dan petugas kebersihan gedung.
Montessori adalah warga dunia yang berkeliling dunia dan, di sepanjang perjalanannya, menyempurnakan metode pengajarannya. Belanda adalah negara pertama yang memasukkan kurikulum Montessori ke dalam kurikulum nasional dan disponsori oleh pemerintah. Montessori meninggal pada tahun 1952 dan dimakamkan di Belanda.
3 tonggak penting dalam metode Montessory:
Karena menawarkan begitu banyak aktivitas yang dapat dilakukan di rumah, untuk berbagai usia, terutama di era balita.
Sikap positifnya terhadap era digital dalam perkembangan anak.
Ini menunjukkan bagaimana ulang tahun dapat dirayakan secara berbeda untuk anak-anak kita agar mereka memahami mengapa mereka semakin tua dengan mengelilingi matahari (para tamu) sambil membawa bola dunia.
Ini adalah saran tentang bagaimana alam dapat menjadi objek obsesi kita bagi anak-anak untuk diamati, mengumpulkan "spesimen" darinya, dan membuat museum kecil darinya.
Akan lebih baik jika diberikan konteks mengapa beberapa aktivitas cocok untuk balita. Apa yang terjadi dari sudut pandang balita?
Saya tidak mengerti mengapa kalimat-kalimat yang menggugah pikiran itu tidak disebutkan dalam deskripsi buku, mengapa menyebut Mark Zuckerberg dan Bill Gates sebelumnya jika Anda tidak membicarakan mereka di dalam buku?
Orang tua atau pengasuh yang kehabisan aktivitas stimulasi di rumah dengan sedikit trivia sejarah.
""Tidak ada yang namanya 'mainan Montessori'. Yang penting adalah anak-anak Anda dapat memperlakukannya sebagai objek untuk belajar. Lebih sedikit mainan pun bisa menyenangkan; yang terpenting adalah mainan tersebut dapat memberikan kemajuan besar bagi perkembangan/keterampilan anak-anak Anda. Mainan tersebut dapat diakses tanpa bantuan orang dewasa. Dan yang terpenting, anak-anak Anda menyukainya.""
"Metode Montessori sangat individualistis. Metode ini mengharuskan Anda untuk mengamati dan mendengarkan dengan cermat tahap perkembangan dan kebutuhan anak Anda."
Mohammed Faris
The School of Life