
by Mohammed Faris
Muslim Produktif mendefinisikan ulang produktivitas sebagai Energi × Fokus × Waktu (yang diarahkan pada tujuan yang bermanfaat), menggeser tujuan dari sekadar hasil materiil menjadi upaya untuk mencapai tujuan tersebut.Berkat(Berkah Ilahi) dan memaksimalkan pahala di dunia ini dan di akhirat.
1. Persamaan Produktivitas
Mohammed Faris berpendapat bahwa produktivitas sejati membutuhkan keseimbangan tiga sumber daya inti. Jika salah satu hilang, produktivitas akan gagal:
2. Produktivitas Spiritual
Buku ini menempatkan spiritualitas sebagai fondasi kehidupan yang produktif, alih-alih memperlakukannya sebagai bagian yang terpisah.
3. Produktivitas Fisik
Untuk melayani Allah dan masyarakat secara efektif, seseorang harus menjaga "kendaraan" (tubuh).
4. Produktivitas Sosial
Produktivitas tidak hanya berfokus pada diri sendiri, tetapi juga pada bagaimana seseorang dapat memberi manfaat bagi orang lain.
5. Kebiasaan & Warisan
Penulis mengutip buku-buku yang menurut saya kredibel, jadi agak berkaitan dengan bacaan saya sebelumnya. Sangat menarik melihat keterkaitan antara keduanya dari perspektif keagamaan.
Saya akan mengatakan bahwa ini adalah praktik sunnah kontemporer yang sangat dekat dengan aktivitas sehari-hari kita, dengan konteks dan nuansa yang sama seperti yang dialami generasi ini. Seperti pergi ke gym, makan makanan sehat, dan cukup tidur. Ini memberi saya konteks ayat atau sunnah mana yang mendukung saran-saran tersebut.
Saya mencari di internet, dan mereka menawarkan pelacak gratis untuk membantu kita memulai kehidupan yang produktif.
Mohammed juga mengajar dan melatih orang untuk produktif secara offline. Jadi studi kasusnya juga kaya akan konteks.
Saya berencana untuk berkunjung kembali secara berkala sebagai pengingat.
Tidak terpikirkan satu pun :)
Mereka yang ingin memulai hidup baru dan menjalani kehidupan yang produktif tetapi tidak tahu caranya.
Umat Islam yang ingin kembali kepada Sunnah dan petunjuk Islam tentang kehidupan produktif dan akhirat.
"Dahulu kita adalah bangsa yang memimpin peradaban produktif. Namun sekarang kita mungkin telah salah memahami konsep tawaqal."
"Puasa dapat meningkatkan produktivitas. Kita dilatih untuk menolak godaan dan melakukan apa yang bermanfaat dalam jangka panjang."
"Gunakan hanya satu kalender bersama. Fokuslah."
Julia Parmarola
The Learning Guru, Clement Pereira